1. Ceramah adalah pesan yang bertujuan memberikan nasehat dan petunjuk-petunjuk, sementara ada audiens yang bertindak sebagai pendengar. Sedangkan umum adalah keseluruhan untuk siapa saja, khlayak ramai, masyrakat luas, atau lazim.
2. Yang perlu diperhatikan dalam membuat ceramah adalah Pembukaan, pembukaan yaitu berisi ucapan terima kasih atau puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Isi, isi ceramah berisi hal-hal penting yang ingin disampaikan.
Penutup, penutup ceramah berisi kesimpulan dan kata penutup ceramah.
3. LANGKAH-LANGKAH menyusun teks ceramah!
Bagi seorang Pemula, menulis tekspidato/ceramah/khotbah terlebih dahulu merupakan langkah yang baik supaya penyampaiannya baik dan tidak ada kesalahan. Ada langkah-langkah yang harus diperhatikan sebelum menulis teks pidato/ceramah/khotbah, yaitu :
a. Menentuka tema/pokok masalah
b. Mengetahui latar belakang pendengar (usia, pendidikan, julah pendengar)
c. Mencari data/sumber bacaan yang mendukung teks pidato/ceramah/khotbah yang akan disampaikan; dan
d.Membuat kerangka teks pidato/ceramah/khotbah
4. 3 bagian ceramah
-pembuka
-isi
-penutup
5.Dalam menanggapi pendapat hendaknya memberikan tanggapan yang sewajarnya, baik yang menyatakan persetujuan atau penolakan.
6. Kebahasaan ceramah
memuat materi pokok yang dibahas dalam cermah. Materi harus dijelaskan dengan baik dengan menggunakan bahasa yang efektif, sopan, jelas dan mudah dimengerti.
7.Metode serta merta atau spontanitas, berdasarkan kebutuhan sesaat, tanpa persiapan yang cukup. Metode ini juga berdasarkan kemampuan dan kemahiran pembicara serta apa adanya. Metode ini biasanya dipakai dalam keadaan yang mendadak atau darurat.
Metode menghafal, dilakukan dengan persiapan yang matang. Materi yang akan disampaikan dihafal terlebih dahulu sebelum akhirnya disampaikan kepada banyak orang. Metode ini biasanya dilakukan ketika acara pidato sudah direncanakan dengan baik.
Metode naskah, dilakukan dengan membaca naskah pidato yang dipersiapkan.
Metode ekstemporan, dilakukan dengan mengandalkan kemampuan berbicara dengan hanya menyiapkan poin-poin pokok yang akan dikembangkan.
8. a. Merupakan jenis berbicara satu arah, dalam hal ini, orang lain berperan sebagai penyimak atau pendengar.
b. Seseorang yang berpidato akan terus berbicara tanpa disela oleh pendengarnya.
c. Masalah yang disampaikan biasanya materi pokok pikiran atau gagasan-gagasan yang dimilikinya,
d. Biasanya pidato dilakukan dalam acara-acara resmi.
e. Penyampaian pidato dapat dilakukan dengan cara bebas (secara langsung) dan ada yang mempergunakan teks.
Sedikit berbeda dengan pidato, Ceramah atau khotbah kegiatan ini biasanya mempunyai ciri:
a. Merupakan keterampilan berbahasa satu arah,
b. Biasanya dilakukan dalam keperluan belajar mengajar klasikal (bukan CBSA),
c. Pembicara berdiri di depan orang banyak untuk menyampaikan materi, sementara pendengar hanya menyimak saja,
d. Merupakan kegiatan pasif reseptif.
9.Mengajar dengan metode ceramah memerlukan teknik dan cara tertentu. Agar metode ceramah berjalan dengan baik, minimal guru mampu menjadi motivator dan orator bagi murid.
Memiliki sense of humour (rasa humor) agar belajar tidak terasa kering dan membosankan siswa. Memiliki cara dan gaya berceramah yang unik dan menarik perhatian siswa.
Kalau begitu, admin pun tidak sanggup mengatakan bahwa metode ceramah adalah metode yang paling mudah dalam pembelajaran.
Oleh sebab itu, kita perlu terus menerus untuk berlatih dan bereksperimen dalam menggunakan cara berceramah dalam menyampaikan materi pelajaran.
10.Tahapan ini merupakan tahap akhir dalam proses mendengarkan pidato. Pada tahap ini, Anda dapat menyampaikan tanggapan, baik itu menyambut, menolak, atau menerima gagasan yang sudah disampaikan pembicara melalui pidatonya. Tahapan ini sebaiknya digunakan dengan bahasa yang baik. Jika tanggapan yang hendak disampaikan harus berupa bentuk tulisan, maka buatlah tulisan Anda tersebut dengan menggunakan kalimat-kalimat yang efektif.